· 6 menit baca
Blouse Tenun Wanita: Cara Memilih Model yang Pas untuk Bentuk Tubuh dan Acara
Dress memang praktis, tapi blouse tenun memberi sesuatu yang tidak bisa diberikan dress: keluwesan. Ia bisa dipakai dengan celana kulot ke kantor, dengan rok span ke acara keluarga, atau dengan jeans ke kafe. Satu potong blouse, banyak penampilan.
Masalahnya, memilih blouse tenun tidak sesederhana membeli ukuran yang pas. Motif tenun punya karakter kuat, dan potongan yang salah bisa membuat penampilan terlihat penuh atau justru menghilangkan bentuk tubuh. Panduan berikut membahas cara memilihnya.
Kenapa blouse tenun berbeda dari blouse biasa
Kain tenun lebih tebal dan lebih kaku dibanding katun biasa atau rayon. Karena itu, blouse tenun punya struktur yang tidak dimiliki blouse berbahan lembut — ia berdiri sendiri, tidak menempel di badan, dan tidak menerawang.
Sifat itu menguntungkan. Blouse tenun tidak perlu banyak lapisan dalam, dan jatuhnya kain terlihat lebih rapi sepanjang hari. Tapi konsekuensinya juga ada: kain yang tebal menambah volume pada tubuh. Karena itu, potongan dan panjangnya perlu dipilih lebih hati-hati dibanding blouse berbahan tipis.
Memilih model kerah
Kerah adalah bagian yang paling menentukan kesan blouse tenun. Ada tiga bentuk yang paling umum:
- Kerah kemeja klasik. Paling aman dan paling fleksibel. Bentuknya tegas, cocok untuk kerja, dan mudah dipadukan dengan bawahan apa pun. Pilih kerah dengan warna kontras seperti krem atau putih agar wajah terlihat lebih cerah.
- Kerah shanghai atau mandarin. Tanpa lipatan lebar, berdiri mengelilingi leher. Memberi kesan lebih etnik dan rapi. Cocok untuk kamu yang ingin tampilan tenun yang lebih tradisional tanpa terlihat berlebihan.
- Tanpa kerah atau kerah bulat. Memberi kesan lebih santai. Cocok untuk blouse dengan motif besar, karena tidak ada detail tambahan yang bersaing dengan motif.
Untuk wajah yang lebih bulat, kerah kemeja dengan sudut tegas membantu memberi kesan lebih tirus. Untuk wajah yang lebih panjang, kerah bulat atau shanghai memberi keseimbangan.
Memilih potongan lengan
Lengan menentukan seberapa formal blouse terlihat dan seberapa nyaman dipakai seharian.
Lengan panjang dengan manset memberi kesan paling formal, dan cocok untuk kantor. Lengan tiga perempat memberi keseimbangan antara sopan dan santai, dan biasanya paling nyaman karena tidak mengganggu saat bekerja. Lengan pendek paling santai, tapi kurang cocok untuk acara formal.
Kalau kamu ingin lengan yang tetap sopan tanpa menambah volume di bahu, hindari lengan balon atau puff. Pilih lengan lurus dengan manset, karena potongan itu mengikuti bentuk tangan dan tidak melebar.
Menyesuaikan panjang blouse dengan bawahan
Panjang blouse menentukan proporsi tubuh. Ini bagian yang paling sering diabaikan.
Blouse yang panjangnya berakhir tepat di pinggul biasanya paling aman. Ia bisa dikeluarkan atau dimasukkan ke bawahan tanpa mengubah siluet. Blouse yang lebih pendek cocok dikeluarkan di atas bawahan berpinggang tinggi, karena memberi kesan kaki lebih panjang.
Hindari blouse yang panjangnya berakhir tepat di bagian tubuh yang paling lebar. Misalnya, kalau pinggul kamu lebar, jangan pilih blouse yang ujungnya berhenti persis di sana — pilih yang lebih panjang sedikit atau lebih pendek sedikit.
Memadukan dengan celana kulot tenun
Celana kulot tenun adalah pasangan paling serasi untuk blouse tenun, terutama kalau keduanya senada. Setelan senada memberi kesan rapi dan formal, dan kamu tidak perlu memikirkan paduan warna.
Kalau ingin tampilan yang lebih santai, padukan blouse tenun dengan celana kulot polos berwarna netral. Aturannya tetap sama seperti pada paduan tenun lainnya: satu bagian bermotif, sisanya tenang. Kalau celananya polos, blouse tenun jadi titik fokusnya.
Satu hal yang perlu diperhatikan: karena kain tenun tebal, hindari memadukan blouse tenun dengan celana yang juga tebal dan lebar sekaligus. Siluetnya bisa terlihat berat. Pilih celana dengan bahan lebih ringan atau potongan lebih ramping.
Memadukan dengan rok
Untuk acara keluarga atau kondangan, blouse tenun dengan rok span polos adalah pilihan yang aman. Pilih rok berwarna senada dengan salah satu warna pada motif blouse.
Untuk acara yang lebih santai, rok A-line dengan panjang sedang bekerja baik. Rok A-line memberi ruang gerak dan tidak menekan bentuk tubuh.
Hindari memadukan blouse bermotif tenun dengan rok bermotif juga. Dua motif dalam satu penampilan biasanya saling mengalahkan, dan hasilnya terlihat ramai tanpa titik fokus.
Aksesori yang cocok
Karena blouse tenun sudah punya motif dan tekstur, aksesori sebaiknya sederhana. Anting kecil, jam tangan, atau kalung tipis sudah cukup.
Untuk sepatu, pilih warna netral seperti nude, cokelat, atau hitam. Kalau ingin lebih berani, ambil satu warna dari motif blouse dan pakai warna itu pada sepatu atau tas — teknik ini membuat penampilan terlihat sengaja ditata.
Tas berukuran kecil sampai sedang lebih baik dibanding tas besar, karena tas besar bisa menutupi siluet blouse.
Merawat blouse tenun
Blouse tenun yang dipakai sering perlu perawatan yang benar agar warnanya tetap cerah. Cuci dengan tangan memakai air dingin dan deterjen lembut, jangan diperas, dan jemur di tempat teduh. Langkah lengkapnya ada di cara merawat kain tenun.
Satu tips praktis: setrika blouse tenun dari sisi dalam, bukan dari sisi bermotif. Panas langsung pada permukaan bermotif membuat warna mengkilap dan tidak rata.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah blouse tenun cocok untuk tubuh yang berisi?
Cocok, asal potongannya tepat. Pilih blouse dengan potongan lurus yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar, dan hindari lengan yang menambah volume di bahu. Kain tenun yang tebal justru membantu menyamarkan bentuk tubuh karena tidak menempel.
Bolehkah blouse tenun dimasukkan ke dalam bawahan?
Boleh, dan sering kali terlihat lebih rapi. Masukkan bagian depan saja dan biarkan belakangnya keluar untuk kesan santai, atau masukkan seluruhnya untuk kesan formal.
Berapa banyak blouse tenun yang ideal dimiliki?
Dua sampai tiga potong sudah cukup. Satu berwarna netral untuk kerja, satu bermotif lebih berani untuk acara, dan satu dengan potongan santai untuk aktivitas harian.
Apakah blouse tenun bisa dipadukan dengan jeans?
Bisa. Pilih jeans berwarna gelap tanpa sobekan, dan padukan dengan blouse tenun pendek yang dikeluarkan. Untuk sepatu, pilih flat atau sneakers berwarna netral.
Kesimpulan
Blouse tenun adalah potongan paling luwes dalam lemari tenun. Ia bisa formal, bisa santai, tergantung bagaimana kamu memadukannya. Kunci memilihnya ada tiga: kerah yang sesuai bentuk wajah, lengan yang tidak menambah volume, dan panjang yang menjaga proporsi tubuh.
Setelah itu, sisanya soal padu padan. Pilih satu bagian bermotif, jaga warna tetap netral, dan biarkan kain tenun yang berbicara.
Koleksi ALAIR Ethnic mencakup blouse tenun dengan manset kontras dan celana kulot senada yang dirancang untuk dipadupadankan. Lihat pilihannya di koleksi blouse dan celana.
Koleksi tenun ALAIR Ethnic ditenun sendiri di Jepara dengan benang CSM premium.
Lihat Koleksi Tenun